Filosofi Inspektorat
  • Pengawasan Ala Tiki-Taka Barcelona
    Bola dialirkan dengan cepat dari kaki ke kaki kepada pemain yang memiliki ruang gerak. Dari lini belakang ke depan, untuk mencetak gol. Begitulah yang saya harapkan dari teman-teman. Saat teman-teman menghadapi masalah akuntabilitas, mestinynya segera meninformasikan kepada Inspektorat, unit yang berdiri bebas.
  • Independensi
    Independensi adalah mahkota bagi profesi auditor. Mangimplementasikan sikap independensi bagi seorang internal auditor tidak semudah bila dibanding dengan eksternal auditor. Mangapa? Seorang internal auditor satu kandang kantor dengan auditee mitra unit kerja yang diperiksa, satu jemputan, kadang-kadang makan siang bareng-bareng. Namun karena demi tugas, harus memeriksa rekan sendiri. Sebagai seorang internal auditor, sikap independensi ternyata kadang-kadang terkendala timbul rasa ewuh pakewuh.
  • Begawan Pandito
    Filosofis Inspektorat Bappenas yang sering disosialisasikan adalah bahwa sebagai internal auditor lebih mengedepankan prinsip pendekatan mendorong dan mengawal membangun komitmen bersama dengan seluruh unit kerja untuk proses pencegahan dan perbaikan bukan penghukuman. Dalam pewayangan menempatkan diri sebagai Begawan Pandito atau sebagai dokter yang senantiasa memberikan konsultasi untuk perbaikan di bidang pengelolaan akuntansi keuangan Negara dan birokrasi pemerintah.
  • M4
    Moro Roso, Moro Sworo, Moro Sodo, dan Moro Godho. Pada tahap awal, yang diterapkan moro roso (rasa). Kalau dengan rasa tidak mempan, baru diterapkan M yang kedua, yaitu sworo (suara), berupa teguran lisan. Kalau moro sworo juga tidak mempan, baru dilakukan sentuhan dengan moro sodo (lidi), artinya disentil dengan sanksi yang ringan. Baru kalau dengan sodo tidak kapok juga, kita pakai moro godho (gada), artinya sanksi yang keras. Sanksi yang bersifat edukasi nampaknya lebih efektif dan bisa diterima dengan baik.
Berita Inspektorat Utama
Kamis, 10 April 2014 8:25 WIB
Sosialisasi Permen PPN/Kepala Bappenas Nomor 5 Tahun 2013

Pada tanggal 08 April 2014 Inspektorat Utama konsinyering Sosialisasi Permen PPN/Kepala Bappenas Nomor 5 Tahun 2013 Tentang Sistem Pelaporan dan Penanganan Pelanggaran (Whistle Blowing System), Acara belangsung di Hotel Lumire, Ruang Maleo Lantai 2 Jl. Senen Raya No. 135. Jakarta. Tujuan dilaksanakannya konsinyering ini adalah untuk tindak lanjut pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Kamis, 6 Maret 2014 9:19 WIB
Evaluasi Penyelenggaraan PPK Award Tahun 2012

Pada tanggal 5 Maret 2014 Inspektorat Utama konsinyering Evaluasi Penyelenggaraan PPK Award Tahun 2012, Acara belangsung di Hotel Lumire, Ruang Cemara lt 4, Jln. Senen Raya No. 135, Jakarta 10410. Tujuan dilaksanakannya konsinyering ini adalah untuk perencanaan pelaksanaan kegiatan PPK Award Tahun 2014.


Lihat Arsip Berita »

Video Porseni
Kalender
April 2014
M S S R K J S
303112345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930123

Kajian
Pengunjung
Selamat Malam
  • Pengunjung : 713153
  • Browser :
  • Alamat IP : 10.1.160.15