Filosofi Inspektorat
-
Pengawasan Ala Tiki-Taka Barcelona
Bola dialirkan dengan cepat dari kaki ke kaki kepada pemain yang memiliki ruang gerak. Dari lini belakang ke depan, untuk mencetak gol. Begitulah yang saya harapkan dari teman-teman. Saat teman-teman menghadapi masalah akuntabilitas, mestinynya segera meninformasikan kepada Inspektorat, unit yang berdiri bebas.
-
Independensi
Independensi adalah mahkota bagi profesi auditor. Mangimplementasikan sikap independensi bagi seorang internal auditor tidak semudah bila dibanding dengan eksternal auditor. Mangapa? Seorang internal auditor satu kandang kantor dengan auditee mitra unit kerja yang diperiksa, satu jemputan, kadang-kadang makan siang bareng-bareng. Namun karena demi tugas, harus memeriksa rekan sendiri. Sebagai seorang internal auditor, sikap independensi ternyata kadang-kadang terkendala timbul rasa ewuh pakewuh.
-
Begawan Pandito
Filosofis Inspektorat Bappenas yang sering disosialisasikan adalah bahwa sebagai internal auditor lebih mengedepankan prinsip pendekatan mendorong dan mengawal membangun komitmen bersama dengan seluruh unit kerja untuk proses pencegahan dan perbaikan bukan penghukuman. Dalam pewayangan menempatkan diri sebagai Begawan Pandito atau sebagai dokter yang senantiasa memberikan konsultasi untuk perbaikan di bidang pengelolaan akuntansi keuangan Negara dan birokrasi pemerintah.
-
M4
Moro Roso, Moro Sworo, Moro Sodo, dan Moro Godho. Pada tahap awal, yang diterapkan moro roso (rasa). Kalau dengan rasa tidak mempan, baru diterapkan M yang kedua, yaitu sworo (suara), berupa teguran lisan. Kalau moro sworo juga tidak mempan, baru dilakukan sentuhan dengan moro sodo (lidi), artinya disentil dengan sanksi yang ringan. Baru kalau dengan sodo tidak kapok juga, kita pakai moro godho (gada), artinya sanksi yang keras. Sanksi yang bersifat edukasi nampaknya lebih efektif dan bisa diterima dengan baik.
Berita Inspektorat Utama
Senin, 6 Mei 2013 13:53 WIB
Kunjungan US Under Secretary of Commerce for International Trade
Kementerian PPN/Bappenas pada Senin (12/11), telah menerima kunjungan Mr. Fransisco Sanchez, US under Secretary of Commerce for International Trade, disertai delegasi perusahaan besar Amerika Serikat, antara lain yaitu dari General Electric (GE), Honeywell, Westinghouse, Black and Veatck (BV), Worley Parson, Shaw, Okosh Corporation, dan Cisco Systems. Sehubungan pada saat yang sama Menteri PPN/Kepala Bappenas Menghadiri pembukaan MDF and JRF: Closing International Conference, yang dibuka oleh Presiden RI, maka pada kunjungan delegasi AS ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas diwakili Dr. Prasetijono Widjojo M.J, Deputi Bidang Ekonomi bersama Dr. Ir. Dedy Supriadi Priatna, MSc, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana.
Selain itu hadir pula Dr. . . . .
Selengkapnya»
Kamis, 2 Mei 2013 12:46 WIB
Courtesy Call Duta Besar Denmark untuk Indonesia Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Armida S. Alisjahbana, menerima kunjungan kehormatan HE Martin Herman, Duta Besar Denmark, Selasa (31/10/12). Turut Mendampingi Menteri PPN/Kepala Bappenas Ir. Wismana Adi Suryabrata, MIA, Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan, dan Dr. Prasetijono Widjojo MJ, MA, Deputi Bidang Ekonomi.
HE Martin Herman mengatakan sebelum diangkat menjadi Duta Besar untuk Indonesia, beliau, dalam berbagai jabatan sebelumnya, telah banyak mengikuti perkembangan kerja sama pembangunan antara Indonesia dan Denmark. Dia lalu merujuk pada peningkatan profil Indonesia dalam berbagai forum internasional. Duta Besar Denmark mengemukakan pada saat ini di London, UK, Presiden RI, sebagai . . . .
Selengkapnya»
Lihat Arsip Berita »